kangen bapak

matahari sore selalu indah di sini. bulat penuh, seperti kuning telor. yang berbeda hanya warnanya. aku takbisa mem-visualisasikannya dengan pas, tapi yang jelas ia seperti bola oranye. tersemat di kaki langit sebelah barat.… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

apa guna airmata? #SebabPerjalananAdalahTeman — 173

  “untuk apa air mata diciptakan?”   sebab ia serupa hujan yang menumbuhsuburkan bumi. sebab ia layaknya embun yang menyegarkan dedaun. dan lagi.. ia bisa menjadi perantara diijabahnya doadoa. air mata hanya lambang kelemahan… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

cintai hidupmu #SebabPerjalananAdalahTeman –172

  hidup taklagi indah saat kau mulai membandingkannya dengan orang lain. begitu katanya yang bisa jadi nyatanya..   karenanya bersyukurlah tanpa syarat apapun. tidak saat bahagia atau sebaliknya. bersyukurlah selalu sepanjang waktu. saat… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

asal kau yakin #SebabPerjalananAdalahTeman –171

    to: titintitan jika kau merasa takmampu, tapi kau yakin Allah Mahasegala, maka Ia pasti akan membantu. jika kau merasa takpunya tapi kau yakin Allah Maha Kaya, maka Ia pasti akan cukupkan.… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

sudah berbuat apa? #SebabPerjalananAdalahTeman –170

  bukankah hidup di dunia berupa pengulangan saja? mungkin masalahku pernah kau alami dahulu, pun sebaliknya. jangankan denganmu, jika merujuk pada buku sejarah bahkan apa yang tengah kita alami saat ini (ada yang)… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

iman itu #SebabPerjalananAdalahTeman –169

“jilbabnya pake ih, teh!” “ah, masih subuh. belum ada orang lewat!” lain waktu “pinjem mansetnya yaa, aku mau shalat.” “okaay.” “nih, aku kembaliin.” “aurat itu kan yang gak boleh kelihatan saat shalat, ya?”… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

sepantas apa #SebabPerjalananAdalahTeman –168

  apa yang bisa kita lakukan selain menunggu? menunggu apa saja, yang menurut-Nya belum saatnya tiba. meski kemudian menunggu bukan berarti duduk termangu. “itu lebih mirip orang putus asa daripada menunggu,” katamu “jadi… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

menggeser pandang #SebabPerjalananAdalahTeman –167

di dunia, sesuatu yang disebut sampah adalah juga sudut pandang. sebab apa yang selama ini dengan sengaja disingkirkan sembari menutup hidung, dibuang cepatcepat sebab mengundang lalat bahkan menjadi hal yang dicari para pemulung.… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

cinta itu

          cinta itu bersama dalam doa, bertumbuh dalam candu kebaikan dan mengabadi dalam perjalanan menuju-Nya.             alasjani, 30/8/18  

Beri peringkat:

manusia-manusia di gerbong kereta –11

  entah sudah berapa kali perjalanan kulewatkan berteman lengang. hanya sayup suara televisi dan dengkur lirih di kursi depan. sebelahku masih kosong, malah seringkali kosong hingga akhir pemberhentian. “kamu emang di mana?” aku… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

mencintai proses #SebabPerjalananAdalahTeman –166

  ketika seorang syeikh ditanya, mana yang dia pilih antara surga dan shalat dua rakaat? sang syeikh ternyata memilih shalat dua rakaat. “sebab di dalam surga aku berkumpul dengan makhluk-Nya, sedang ketika shalat,… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

takada waktu untuk jatuh cinta

“kalau gw cowok, udah gw nikahin elu deh!” “he? ko kamu bilang gitu? diah juga pernah bilang gitu.” “putri juga pernah bilang, ko!”   beberapa tahun kemudian. “kalau aku masih seumur dia, pasti… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

jika,

  jika kau merasa besar, periksa hatimu. mungkin ia sedang bengkak. jika kau merasa suci, periksa jiwamu. mungkin itu putihnya nanah dari luka nurani. jika kau merasa tinggi, periksa batinmu. mungkin ia sedang… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

menuju hari itu #SebabPerjalananAdalahTeman –166

  “semalem tarawih sampe jm 10 kurang, imamnya ustaz hannan, terus witir muzzamil.” ’emang bisanya kamu tarawih di mana?” “biasanya gakpernah tarawih.” “hah, dari kecil?” “iyah.” selalu ada yang berubah dalam hidup. lingkungan… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

menjadi lebih baik itu melawan diri #SebabPerjalananAdalahTeman –165

  jangan pernah berambisi untuk lebih baik dari orang lain, berusahalah menjadi lebih baik dari dirimu yang kemarin. iya, sebab jihad paling sulit adalah melawan hawa nafsu diri. apa yang dilakukan oleh orang… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

takperlu jika nanti #SebabPerjalananAdalahTeman –164

  “aku pernah ingin sekali mengenal seseorang, tapi pas udah kenal rasanya biasa saja. ia takseisimewa yang kubayangkan, tak secerdas, seramah, sebaik yang kuharapkan.” “aku dulu ingin sekali berada di kondisi sekarang, mempunyai… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

hujan sudah

hujan sudah tanpa kenang tinggal genang pupus sudah. kuncup yang baru menyembul di wajah tanah. mengalir bersama curahcurah air berkah . ada secangkir teh takbertuan di sudut meja menghadap jendela. mungkin tengah menunggu tuannya pulang, atau… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

perjalanan bahagia #SebabPerjalananAdalahTeman –163

  “kapan ada kabar bahagia?” “emang sekarang aku nampak gakbahagia, ya?” dia tergelak. aku pun. ah, selalunya. kabar bahagia merujuk pada momen ini dan itu. takbolehkah jika bahagia saja tanpa kata sudah apa… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

takusah berkeras untuk melupa #SebabPerjalananAdalahTeman –162

  berusaha lupa adalah titik dimana justru kita tengah sangat mengingat (sesuatu). sering, berbeloknya langkah kaki untuk menghindari tempat kenangan, adalah karena cerita lalu itu tengah menguar liar. begitulah cara kerja kenangan, taktau… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

setiap kita punya jalan surga sendiri #SebabPerjalananAdalahTeman #161

  pantas saja seorang sahabat yang bahkan amalan yauminya biasabiasa saja bisa masuk surga. ternyata ganjaran memaafkan bisa seistimewa itu. ia yang membuat penasaran sahabat lainnya karena shalatnya yang biasa saja, shaumnya yang… Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

aku berbuat baik untuk diriku #SebabPerjalananAdalahTeman –160

“kamu gakpernah bosen menjadi baik?” “maksudmu?” perempuan di sebelahku mengernyitkan dahi. “kamu selalu baik sama orang, selalu mau meluangkan segenap waktu semampu kamu bisa. tapi lihat dirimu..” aku meliriknya sekilas. “pertanyaan macam apa… Baca lebih lanjut

Beri peringkat: