di penghujung SORE

akhirnya aku melihat bulir beningnya lagi,
menggelayut manja di pucuk cemara
dan tetesan yang membentuk tirai daun jendela

ahh.. wangi tanah basahnya begitu menenangkan..

tak mengapa kali ini disertai kilat menggarisi angkasa,
dan irama-irama yang kian mengerdilkan jiwa
toh ia merupakan tanda cinta pemilik semesta

bukankah kita hanya makhluk papa di belantara ke-Maha-anNya?

tak mengapa jua tak berteman coklat dan secangkir teh hangat,
asalkan nada cinta ini tetap melekat
sejuk mengaliri pori-pori, merasai Kau begitu dekat,
dekaat dan makin dekaaat….
bahkan lebih dekat dari urat leherku sendiri

hingga senja inipun kita bercengkerama,
menebus rindu yang tak lagi terkata
bahkan lebih dari rinai yang Kau semai
dipenghujung sore ^_^

-jendelasenja 240410

Iklan