*5.20 waktu aMeey,

5.20 waktu aMeey,

Kemaren sore sempet dateng ke rumahsakit nengok paklik yang divonis kangker otak. Keadaannya sungguh menyedihkan, sempet seminggu di ICU tanpa kesadaran penuh. Pun ketika sudah pindah ruangan tetap hilang timbul kesadarannya. Merem terus, giliran bangun apa yang dibicarakannya gak jelas. Tanganpun musti di iket coz kalau gak, segala infus dicabut sendiri. 
hampir sebulan yang lalu, saat aku pulang beliau hanya pusing saja. masih bisa jalan. masih bisa ngantor dan nglembur sampai malam. Bahkan pusing itu dianggap biasa, so hanya priksa ke dokter trus di bawa pulang lagi. hanya butuh waktu seminggu kurang ketika akhirnya beliau ngedrop dan harus terbaring di icu karena koma.
hanya butuh waktu sesingkat itu, ketika vonis penyakit menyeramkan itu datang. bahkan sudah gak mungkin diangkat karena kanker itu menyatu dengan otak. Belum lagi ada penggumpalan darah di saluran pernafasan.
Allahu.. sungguh segalanya mudah bagiMu. Semudah membalikkan telapak tangan, aah.. tentu tidak. Bahkan lebih cepat dari itu.
Jadi kepikiran bapak yang  sudah 3 bulan terbaring tanpa bisa melakukan aktivitas apapun selain di tempat tidur. Berasa udah parah, kadang hopeless gimana caranya sembuh, tapi ternyata tetangga sebelah rumah banget, adik kandungnya yang selama ini terlihat sehat bisa langsung ngedrop begitu. Ya, Allahlah yang maha segala. Rasanya maluu sekali sempet pesimis, bukankah masih berjuta alasan untuk  kita tetap bersyukur?
Alhamdulillah, disaat anak2nya bingung tentang keadaan bapak. Malah beliau yang yakin bakal bisa sembuh tanpa operasi, beliau yang patuh dengan berbagai upaya pengobatan untuk syarafnya yang terjepit di daerah punggung.
“adakah kau mengeluh? saat Dia ingin kau lebih dekat denganNya, adakah yang lebih nikmat selain berdekat2 denganNya? maka nikmati detik demi detik tawa maupun sesuatu yang kau anggap luka sebagai jalan surga. Mulailah dengan senyumj lapang sekarang, kau harus memenangkanNya.”
Ya, kita akan memenangkanNya pak.. di Rumah Sakit seperti sekarang ini, dirumah, maupun dimana saja, kita harus memenangkanNya.  🙂

*repost
Iklan