memangkas jarak #SebabPerjalananAdalahTeman -8

ini tentang jarak, yang mulai memihak harihari yang tertera di almanak. satu hingga dua sembilan, satu hingga tigapuluh dan satu hingga ke tigapuluh satunya. saling berlompatan mereka dengan teratur. tak berkurang barang satu mili atau melompat lebih jauh sebanyak satu centi.

ini tentang spasi, yang mungkin tanpa sengaja kau sentuh ia terlalu lama. hingga memberi sederet putih ruang kosong, tanpa angka maupun aksara yang tercipta di antaranya. menjadilah hampa.

dan ini tentang rasa, yang memisahkan prasangka dan realita. mendesak jiwa, mematah logika. sempurna mengundang jeda pada kala yang tak seharusnya,

jarak, spasi, jeda. nyata bicara tentang dimensi ruang dan waktu yang menyebabkan keterpisahan raga maupun hati. dan seringkali jejak yang pernah terlalui hanyalah langkah uzur penghias umur. maka kau, Tin, semoga bisa mengabadikan jejak yang ada tanpa jarak. meronce kembali ingatan serta senyum saudara yang sempat terserak, mendekapnya hangat, dengan takzim melafadzkan namanya di setiap pinta tentang kebaikan dan kebarakahan yang engkau semat padaNya.

segala keberpisahan ruang dan waktu adalah niscaya. namun doa adalah senjata untuk memangkas jarak yang ada. ia melesat membersamai cahaya, bahkan lebih cepat daripadanya.

*bapak, kangen.. meski jarak nyata memisahkan raga, tapi doa menjadi karib setiaku kepadamu. dan selalu, “aku mencintaimu kini dan nanti. di sini, di sana hingga berkumpulnya kita di surga..” :’)

**makin jarang sms adikadik dan temanteman, apakabar kalian? “aku mencintai kalian, selalu. dengan senyum dan doa tanpa jeda..”

antim, 8/9/12

Iklan