…imho #SebabPerjalananAdalahTeman -12

lakukan apa yang kau cintai, atau cintai apa yang kau lakukan?

tak ada yang keliru dengan keduanya. melakukan apa yang kita cintai melahirkan kenyaman, kesenangan, ketenangan, serta optimalisasi potensi yang kita punya. bukan tak mungkin ideide besar yang ada bisa di eksplor di sana, bahkan bisa dinikmati banyak orang. kemanfaatannya berkepanjangan, dan ini yang kita harap-harapkan tentunya; ilmu yang bermanfaat. yang pahalanya akan terus mengalir meski raga sudah taklagi di dunia, meninggalkan nama dan pastinya karya..

perihal mencintai apa yang kita lakukan, itu tergolong suatu kewajiban bukan? apa-apa yang sudah dihadapan, yang bahkan terkadang tak sepenuhnya kita ingin. yang terkadang hal itu merupakan persembahan untuk orang-orang tercinta, yang telah mengorbankan seluruh waktu hidupnya untuk kita. atau juga terkadang ditakdirkanNya hal itu mampir dalam perjalanan hidup kita untuk semakin memperkaya jiwa, mengenalkan kita pada mekanisme pertahanan diri, mengajarkan kita tentang mekanisme keluar dari berbagai persoalan. Hingga kemudian kita akan benarbenar menikmati kecintaan yang sesungguhnya, yang Ia hadirkan melalui usaha yang takbisa dibilang sebentar atau mudah. namun tentu berujung pada bahagia, jika dilakukan dengan sepenuh kesadaran akan kehadiranNya serta selalu melibatkan Ia dalam segala prosesnya.

maka tak ada yang tersia dari segala cerita hidup kita. sebab sebaik-baik manusia adalah yang ketika ia jatuh kemudian belajar kembali berdiri, tanpa lelah. yang ketika ia bersalah kemudian ia tak henti untuk terus memperbaiki diri.

 

**IMHO–NtMS

soeta 550, 12/9/12

 

Iklan