13 September #SebabPerjalananAdalahTeman -13

Turangga, 13 September 2011

Harihari takpernah berhenti, takpeduli kita diam, berdiri, berjalan, berlari maupun terlelap dalam buai mimpi. Sebab perjalanan waktu adalah hal paling istiqomah yang ada di dunia. Ia takkan mundur sedetik, atau taksabar hingga kemudian melaju sepersekian detik ke depan.

…..

Matahari ini masih sama, seperti 360 hari yang lalu. Bahkan lebih indah kini. Selalunya jingga, mengintip ia dari balik awan yang mulai menghitam. Menyembul dari balik dedaunan di pinggiran jalanku menuju pulang. Sayang kau taksempat melihatnya lagi.  Sedang apa kau di sana? Semoga kau punya pelita yang cukup melindungi dari pekatnya harihari yang entah sampai kapan itu. Sebab kita sedang samasama menunggu, waktu pertemuan di hari paling indah. Semoga Ia kabulkan. :’)

“cah wedok maghrib ki usahakan wis nang omah..”

Matahari senja selalu saja indah, Pak.. sama halnya dengan hujan yang mengguyurku maghrib tempo hari di kota kecil kita. Maafku, takpernah bisa utuh menjalani pesanmu. Tapi aku tahu, kau pasti hanya tersenyum penuh pengertian dan tak henti bertanya tentang segala yang kulakukan di tempat baru. selalunya menentramkan membincang banyak hal denganmu.

Aku bahagia ada di sini, bertumbuh dan tersenyum bersama saudara-saudara yang menyenangkan. Kau pasti akan ikut senang, Pak, kalo mendengar ceritaku tentang mereka yang mewajibkanku belajar lebih dan lebih lagi. Bukan hanya tentang pekerjaan, tapi utamanya tentang Rabb kita. Tertatih aku dituntun melafadzkan namaNya tanpa jeda. Juga tentang kecintaan yang penuh pada kitab suci kita. Seperti juga kau, orang yang pertama kali mengenalkanku pada deretan hijaiyah lebih dari seperempat abad lalu. Mengenalkanku pada epik tauladan sepanjang jaman. Ah, aku rindu jaman itu :’)

Tapi Pak, kau boleh tenang di sana. Allah menjaga kami dengan segala kesempurnaanNya, yang pasti. Lembarlembar yang kami lalui memang tak seberwarna saat adanya dirimu. Hampir satu putaran tahun, kami membangun senyum bersama, saling menguatkan dan takhenti menumbuhkan prasangka baik pada tiap cerita yang hadir dihadapan. Dan Allah memang kereen, baaiiik banget.. :’). Hingga satu tahun tepat aku ada di sini. Menikmati segala karunia tak terhingga dariNya.

Semoga apa yang kubuat dulu hingga kini dapat menghadirkan senyum untukmu di sana. Semoga kami bertiga, menjadi putri shalehah yang bisa menjadi hadiah terindahmu di surga. Aamiin.

…..

Soekarno Hatta, 13 September 2012

Harihari takpernah berhenti, takpeduli kita diam, berdiri, berjalan, berlari maupun terlelap dalam buai mimpi. Sebab perjalanan waktu adalah hal paling istiqomah yang ada di dunia. Ia takkan mundur sedetik, atau taksabar hingga kemudian melaju sepersekian detik ke depan.

..dan waktu itulah yang kemudian mengantarkanku hingga kini, di sini. Mengipas bara yang telah terasa hangatnya berpuluh tahun lalu. Memelihara langkah-langkah kecil dan berupaya taklelah selalu menujuNya.

“Dirgahayu, Mba Redaktur!”

Iklan