rumah kenangan #SebabPerjalananAdalahTeman -14

kau pernah bertanya padaku; “lebih pedih mana, ditinggalkan atau meninggalkan?”

kataku; “tak ada yang lebih diantaranya, sebab keduanya sama mengurai air mata.”

adalah rumah kenangan tempat singgah saat meninggalkan atau ditinggalkannya. hingga ternyata kini kutahu, ada rumah yang terbangun bukan atas kenang yang masih menggenang. namun pada redup harapan yang tersimpan, yang sesekali masih meletup di sana. di rumah masa depan. meski ia masih saja takberpenghuni hingga kini. meski mungkin Dia takkan mengijinkan satu orangpun mengetuk pintunya. selamanya.

“biar dia menjadi masa depan yang entah kapan. aku takpernah menyesal mempunyai harapan -yang hampa- untuk itu,” katanya yang masih bersetia merawat rumah tersebut. seorang diri.

Soeta 550. 14/9/12

Iklan