ruang tunggu #SebabPerjalananAdalahTeman19

stasiun adalah tempat temu memagut tunggu

dalam sebuah ruang tunggu kita bertemu. kita? ya, aku dan kamu. lalu, masih jua menunggu meski telah terbingkai temu dengan tawa atau juga airmata. karena hakikatnya perjalanan adalah sebuah ruang penantian. ia berisi lalu lalang orang, renyah sapa maupun hening tatap.  bersalaman, berpegangan dan kemudian berpisah. “sampai jumpa,” katamu, kataku.

lalu aku, kamu, kita, melanjutkan kembali langkah kecil menuju arah yang aku, kamu, tuju. bertemu dengan orang berbeda di simpang jalan pada senja nan megah, di ruang tunggu stasiun yang bersih dari asap rokok, di toko buku langganan, saat berdiri mengantri di mesin ATM maupun saat sejenak terdiam di pelataran masjid usai shalat di pertengahan hari. semuanya menghadirkan ceritera yang taklagi sama warnanya.

lalu bukankah yang menjadi teman sejati dari aku, dari kamu, adalah segala tentang perjalanan di ruang tunggu yang bernama dunia ini? stasiun pemberangkatan kita menuju suarga yang takbisa dibilang mudah. ruang tunggu yang takboleh tersia dengan ulah tanpa ruh pengabdian pada Sang maha Pencipta. Sang Maha Segala. maka semoga apa yang kita lakukan dalam tiap jengkal perjalanan ini tercatat sebagai sebuah kebaikan di mataNya.

“janji ya, kita akan bertetangga di suarga. sertakan namaku dalam doamu selalu.” :’)

Soeta 550, 20/9/12

Iklan