jingga januari

aku menggarisi sketsa jingga pada sisa hujan sore tadi. memunguti aroma cinta dan mengalamatkannya hingga depan pintu rumah bertuliskan BAHAGIA.

tak acuh akan letih yang kian terasa menindih. hari demi hari, pekan demi pekan, bulan demi bulan, tahun demi tahun, hingga sudah berapa lama entah aku berharap tentang anyaman JINGGA.

aku menggarisi sketsa jingga pada sisa hujan sore tadi. tak pernah merasa muak meski wajahnya senantiasa tersamar oleh megamega yang bertebaran. sesekali ditingkahi cericit burung camar yang tak pernah bisa terbang tinggi. Senandungnya berkisah mengenai indah JANUARI

bersama dingin yang mengundang gigil aku menggarisi sketsa jingga pada sisa hujan sore tadi. menyematkan penuh rerasa bahagia meski simpulNya belum lagi utuh terbaca. menikmati senja disepanjang bulan Desember berteman secangkir teh hangat dan sebatang COKLAT.

kau tau kenapa Desember begitu berarti?

: karena ia mengantarkanku pada Jingga Januari

soeta 550, 22/10/12

Iklan