ini luka terakhir

 

pada pusara-nya luka itu tak pernah benarbenar mengering. ia senantiasa basah oleh tetes embun yang setia menziarahi mahkota kamboja berserakan. helai demi helainya masih utuh membingkai diorama. namun Tuhan yang Mahaadil  taklelah menghadirkan rekah mawar untuk menoreh rona pada putih kamboja. membiaskan tawa meski lara.

“aku janji, Tuhan, ini luka terakhir,”  katanya berpeluh senyum dan air mata.

 

25/10/12

 

 

 

Iklan