cukup kita, waktu itu.

hujan-gif

hanya ada satu aku, hanya ada satu kamu, dan takakan ada dia yang menyerupai aku atau kamu. cukup kita, waktu itu.

hingga menjadikan kita yang baru kini. takada lagi aku, takada lagi kamu. takada lagi mereka yang bertanya-tanya. cukup kita, waktu itu.

bukan takada harap, bukan taklagi ada doa. namun senyap melipat sekilas senyum dan gelak yang ada. cukup kita, waktu itu.

kini ijinkan doa aku, doa kamu, tetap menjadi doa kita. berpilin, berlesatan membersamai cahaya. berdesakan di riuhnya langit. berlomba menyapa malaikat, mencari jalan agar sampai di hadapan-Nya. mengurai pinta tentang kebersamaan di surga terindah-Nya.

..hingga takcukup kita, waktu itu. sebab nanti, akan ada dia. mereka. yang menyelarasi harihari indah di dunia, sebagai jalan menuju surga. semoga.

selamat datang aku yang baru, kamu yang baru.. 🙂

lalu sebenarnya, apa yang kau sebut dengan pergi? jika dalam sunyi kita masih berpegangan dalam doa, bergandeng mesra menyapa Dia, kekasih kita.

ter-2013

antim 24, 18/2/14

Iklan