manusia-manusia di gerbong kereta 2

tumblr_m5jl2yGzBO1qkhz6j

di gerbong kereta aku kehabisan kata-kata. senja yang berlalu sempurna memberi racikan tentang menu malam hingga sepertiga awal pagi. doa-doa yang tercatat entah dari kapan tahu, lekat memandu jiwa agar tetap memesona. sobekan kertas berisi aksara yang nyaris pudar warnanya kugenggam erat-erat, taklagi kukantongi di saku rok jeans belelku. aku khawatir, ia hilang terbawa karcis kereta yang buru-buru kuserahkan kepada petugas peron di stasiun.

bulan sabit tampak menggantung di angkasa. sesekali datang dan pergi, tertutup awan jua reranting yang menghalangi pandangan dari balik jendela kereta. jika Januari tertakdir sebagai pengantar menuju Mei, maka sabit takselalu bertemu dengan angka satu di Januari atau Mei, atau Juni atau selainnya. ia hanya penanda bahwa purnama segera tiba, atau bahkan purna sudah.

aku merapatkan jaket yang menutupi jilbab merah muda. mendekap ransel hitam yang berisi sedikit perbekalan, memejamkan mata serta merasai dingin udara jawa bagian barat yang mulai menggila. segera menikmati kebosanan dengan membayangkan jingga senja tadi dan taklagi berpikir tentang sesobek kertas berisi aksara yang entah di mana kini.

Sekilas, kulirik engkau yang asik membaca peta. Ada tanya di kerung wajahmu, β€œkita sedang di mana?”

rintik gerimis mengiringi tanya yang takkunjung bisa kujawab.

antim 24, 11/5/14

Iklan