akhir cerita June.

tumblr_mlq744setM1s72t6jo1_500

senja telah menyapa, mengapa kau belum juga beranjak, June? bukankah gerbong yang harusnya kau tumpangi telah berlalu sedari tadi?

sekilas kulihat matamu. temaram jingga takmampu menyamarkan kaca yang mulai retak. akutau, langkah pertama selalu membutuhkan usaha lebih. tapi apa hal tersebut begitu sulit bagimu? embun takperlu warna untuk dapat bercahaya. begitupun kau June, takperlu menjelma Januari agar lebih berarti.

cukup menjadi seutuh diri, maka akan kau dapati bening nurani. berusahalah melapangkan hati, maka akan kau lihat indah titah Ilahi.

ini adalah waktu ke sembilan dari tatanan penanggalan yang terbelah dua belas. masa-masa istimewa yang Allah karuniakan untuk kita meraup kebaikan yang melimpah ruah. kau patut berbahagia, June, sebab ia beririsan denganmu meski hanya sebentar di penghujungnya.

“aku pamit,” gerimis senja akhirnya mengantar pergimu.

“bukan, ini bukan hujan di bulan juni seperti kata penyair terkenal itu, ya!” kulihat senyum kecil di sudut bibirmu.

“..sebab aku bukan manusia yang pandai memeram rindu.” meski lirih, gumammu masih terdengar di telinga.

aku termangu. menyesap bahagia menanti pemberangkatan selanjutnya. karcis yang kugenggam hampir takberbentuk lagi. petugas peron masih sibuk mengatur penumpang kereta yang hendak melanjutkan perjalanan. kakek dan nenek yang saling bergandengan, bayi dengan mata bening yang anteng di gendongan, jua sepasang muda-mudi yang malu-malu hendak jalan bersisian. jingga tersenyum memenuhi batas cakrawala.

sampai jumpa sebelas bulan lagi June, meski aku tau persis belum tentu ada Januari di enam bulan ke depan. semoga Juli dapat mereduksi khilaf yang terlanjur menggarami hati. semoga Allah mengampuni, jua ridha pada langkah payah yang  menjejak panjang gerbong-Nya.

aku menyayangimu, dia menyayangimu, tapi yang pasti Allah menyayangimu, lebih indah dari cara kami  menyayangimu.

kini takada Januari, takada Juni. yang tersisa hanya manusia-manusia gerbong kereta yang erat mendekap peta bertuliskan ‘surga.’

 awal Juli yang indah,

antim 24, 5/7/14

 

 

 

 

 

Iklan