doa hujan #SebabPerjalananAdalahTeman –74

tumblr_mtu9dvbri41s19pnbo6_500

“layaknya bulir-bulir bening yang menyisa di kaca jendela, mungkin begitu pula cara kerja doa. ia hanya tengah menunggu waktu pengabulannya.”

gemuruh hujan berkejaran dengan suara kereta ekonomi yang kutumpangi. andai takada jejak tampias di kaca jendela, mungkin ingatan tentang hujan taksempat menjejali kepala. gadis kecil yang duduk persis di depanku tampak tersenyum senang. ditempelkan bibir mungilnya di jendela yang berembun. ia terpingkal melihat jejak yang tergambar di sana. tibatiba, tangannya menengadah, ia komatkamit berdoa.

“kakak, enggak mau berdoa?” aku terkesiap, tak menyangka akan mendapat pertanyaan seperti itu.

“kata ibu, doa saat hujan itu didenger Allah. makanya tiap hujan aku berdoa.” aku tak berselera menjawab pertanyaannya.

hujan makin menderas. gadis kecil di depanku masih saja bermain sendiri. kupandangi sekeliling, tampak wajahwajah kelelahan dengan mata terpejam. belum ada tandatanda akan berhentinya air cucuran langit ini.

“Allah, semoga hujannya segera berhenti,” batinku. teringat jemuran dan jalanan becek menuju kosan yang menyebalkan.

“dek, tadi doa apa?” tanyaku iseng.

“oh, tadi aku berdoa biar hujannya lammaa.”

“biar kamu bisa main hujanhujanan, ya?” ujarku sambil tersenyum.

“enggak. biar tementemen aku yang jadi ojek payung dapet uang banyak,” gadis kecil itu berkata polos sambil merentangkan kedua tangan, mendeskripsikan kata banyak.

“deg!” aku terdiam, teringat doa egoisku barusan.

 

antim 24, 29/11/15

 

 

β€œTulisan ini diikutsertakan Giveaway November Rain presented by Keina Tralala”

banner-giveaway-keina-tralala2

 

Iklan