dari sudut pandang (aku) perempuan.

anisahcerita.wordpress

pada akhirnya air mata adalah senjata bagi seorang perempuan. namun jika kau pikir perempuan lemah karena uraian air mata tersebut, maka sesungguhnya kau salah. saksikanlah, seorang perempuan akan mempunyai kekuatan berkali lipat setelah menumpahkan segala kesah hanya dengan mengeluarkan air mata.

waktunya? terserah dia. sejam dua jam, bahkan hingga tertidur dan kemudian bangun dengan badan segar kembali.

kau tau, dengan penciptaan yang lembut terhadap perasaannya, dengan kelabilan emosi yang dianugerahkan kepadanya, wajar saja jika air mata itu mudah saja tumpah. bahkan setiap bulan, tak kurang dari tujuh hari ia harus bisa mengendalikan diri dari perasaan yang tiba-tiba menjadi serba takjelas.

itu juga kenapa kau selalu bilang perempuan itu rumit. iya, begitulah adanya. tapi justru dengan kerumitannya itu ia bisa bertahan hidup lebih lama di tengah segala tekanan yang menghimpit. ia dengan mudah dapat mengerjakan banyak hal dalam satu waktu, ia juga yang bisa menjelma seribu wajah bagi orang-orang di sekitarnya sesuai dengan permintaan mereka.Β 

karena aku perempuan, maka aku membelanya? nope.

karena aku merasakan, betapa sulitnya tersenyum di saat tiba-tiba semuanya terasa salah tanpa tau sebabnya. karena aku merasakan, kenapa tiba-tiba aku harus cerewet kepada seorang OB di kantor hanya karena melihat ruang kerja dan cucian piring yang menumpuk. karena aku merasakan, betapa aku harus menjauhkan diri dari hal-hal yang bisa menjadi pemicu segala kata keluar tak terkendalikan saat amarah itu ada.

karena aku merasakan, betapa lidah ini tak bertulang. sehingga seringkali ia mengucapkan apa saja yang bisa menyakitkan hati.

takmudah menjadi perempuan. meski mungkin sama juga; takmudah menjadi seorang laki-laki. dengan tanggung jawabnya di depan Sang Maha. dengan ego dan kehormatannya yang tak sederhana. dengan gua-nya yang sering mendapat gugatan dari sang perempuan.

namun yang jelas, samasama takmudah bukan, untuk menjadi hamba yang disayang?

 

 

: ini aku.

antim 24,Β 28/2/16

 

 

 

 

Iklan