tikungan takdir #SebabPerjalananAdalahTeman -96

Untitled-1

 

aku terdiam di tempatku semula, sudah sejak lama aku memilih bangku pojok stasiun untuk menunggu kereta penjemput. bermacam orang kutemui, segala rupa peristiwa kudapati.
 
atau bahkan orang yang sama, yang dahulu sempat berkenalan dan sesaat menemaniku menunggu kereta telah bolak-balik menyapaku. bukan satu, dua, tiga, empat, lima orang.
 
pertama mereka datang sendiri, lalu berdua, lalu menjadi bertiga, kemudian berempat. aku tersenyum ke arah mereka. ramah menyalami satu-satu mata-mata bening itu. takdir telah mempertemukan kita, takdir telah melahirkan mereka.
 
ada sesak, ada haru, bahagia, setelah tawa membahana.
 
hari ini sekian kalinya, takdir telah sampai kepadaku, kepadamu. kepada kalian, yang itupula kepada kami.
 
ada tawa. hanya tawa. taktersisa yang lainnya. bahkan di seberang sana ika takhenti menertawaiku, atau mungkin ia juga tengah menertawai dirinya sendiri. Allah selalu menciptakan tikungan takdir untuk kita masing-masing, yang ia takbisa diduga karena tentu takbiasa.

iya, karena Allah bekerja dengan cara-Nya untuk membuat kita bahagia.  😉

 

 

pinus30, 16/3/16

 

 

 

Iklan