absudr (lagi)

 

rain-fall-animation

 

“sebenarnya hingga kapan urusan dunia ini akan selesai?”

“hingga kaki menjejak surga indah-Nya,” katamu.

“dasar naif :P. itu bukan urusan dunia yang selesai, melainkan jatah kita di dunia telah selesai,” bantahku. kau mengernyit kebingungan.

“lalu maksudmu apa?”

“aku selalu dikejar deadline. cape, membuat makan tidur dan segala pokoknya terasa enggak nikmat!”

“ahaha.. deadline itu hanya menyapa ketika pengaturan waktumu kocar-kacir.”

“hmm..” πŸ˜₯

“kau sudah tau jawabannya, gak usah sok belagak bertanya dan mengetesku, huh?” πŸ˜›

 

rasa-rasanya takada orang yang taksempat dihampiri deadline. entah terkait pekerjaan atau bahkan sekadar garis yang dibuat sendiri dalam keseharian. semua menjadi terasa genting adanya, setelah kita mengabaikan yang penting (setiap hari). tiba-tiba semua menjadi penting secara bersama, berebut meminta perhatian.

andai (harusnya) bermalas-malasan bisa diletakkan setelah menyelesaikan semua kewajiban..

 

 

jelang wiken pinus30,
24/3/16

 

..

 

Iklan