terserah #SebabPerjalananAdalahteman –143

tumblr_nbz1y6pcka1rfp1lho1_500

“pak, titin pindah sekolah nggeh, pokoke pengen pindah.”
“yawis, terserah kowe. nek arep pindah, mengko bapak urus surat-surate.”

deg! entah kenapa waktu itu aku justru merasa tak didukung, tak dipedulikan dan dibiarkan begitu saja. usiaku belum tujuh tahun, tapi ternyata apa yang terasa di hati masih jelas kuingat hingga kini.

berkali-kali aku memang merengek ke bapak untuk pindah sekolah agar lebih dekat dan yang utamanya adalah bisa sekolah bareng temen main. tentu saja bapak takmengindahkan, karena menganggap itu hanya rengekan anak kecil yang sebentar hilang sebentar timbul. namun sungguh, setelah bapak mengucapkan kata ‘terserah’ aku taklagi berani untuk merengek minta pindah. bagiku, kata terserah adalah puncak kemarahan. meski pada kenyataannya bapak takmarah sama sekali.

hingga sekarang, terkadang kata terserah itu masih terasa begitu berat. sebab di sana ada hal yang tersirat dan tersurat tentang tanggung jawab dan segala hal yang menyertainya. terbayang jika Allah yang berkata demikian? terbayang jika Allah taklagi mau mencampuri urusan karena kekeras kepalaan kita. terbayang jika Allah membiarkan kita atas kekeliruan jalan yang kita pilih?

na’udzubillah tsumma na’udzubillah.

maka untuk segala apa pilihan hidup kita, libatkan Allah dalam setiap prosesnya. jangan pernah takut takdir. jalani apa yang Ia mau dengan lapang hati. takusah takut tertakdir ataupun taktertakdir. sebab Ia paling mengerti tentang inginku, inginmu, butuhmu, butuhku. seringkali ternyata kitalah yang menghalangi-Nya untuk memberikan tarbiyah pada diri.

 

Allah campuri urusan kami selalu.

 

 

 

**lima tahun lalu, aku taktahu bahwa 6 hari lagi kita taklagi bisa bertemu.
bandung hujan dari pagi, 23/10/2016

 

 

 

 

Iklan