setiap kita punya jalan surga sendiri #SebabPerjalananAdalahTeman #161

 

pantas saja seorang sahabat yang bahkan amalan yauminya biasabiasa saja bisa masuk surga. ternyata ganjaran memaafkan bisa seistimewa itu. ia yang membuat penasaran sahabat lainnya karena shalatnya yang biasa saja, shaumnya yang biasa saja dan segala amalan yang biasa saja ternyata selalu melakukan ritual memaafkan semua kesalahan oranglain, menghilangkan kekesalan hati, sesaat sebelum mata memejam. 

hal yang ‘nampak ringan saja’ itu berbalas surga. belum lagi di dunia, hati akan terasa amat lapang tanpa syak wasangka, tanpa menduga itu ini, tanpa menyimpan benci, apalagi dengki.

benar adanya, bahwa salah satu  hal yang bisa mengikis bahagia adalah menyimpan aneka rupa prasangka dan memendam benci. selain juga membandingkan apa yang (tidak) kita punya dengan apa yang mereka (oranglain) punya. ah, alangkah letihnya hati jika ia terus dibebani dengan halhal semacam itu. alangkah menjadi sempitnya otak, jika ia dijejali dengan pikiranpikiran semau kita.

hingga, jangan pernah iri dengan jalan surga orang lain. belum tentu kau mampu melaluinya.

sebab yang menentukan cepat atau lambatnya kita merasai indah surga bukan dari jalan yang dipilihkan-Nya, tapi dari langkah dan putusan yang kita ambil sendiri. semakin menjauhi atau mendekati surga-Nya?

 

 

 

 

 

 

 

*NtMs as always

tengah hari di lodaya,
09/01/18

 

 

 

 

Iklan